Kompresor merupakan komponen yang bekerja memompa refrigerant agar dapat bersikulasi ke seluruh unit AC mobil, sehingga terdapat perbedaan tekanan, baik sebelum atau sesudah masuk refrigerant sebagai ‘darahnya’. Pada bagian masuk kompresor tersebut sebagai daerah tekanan rendah dan bagian keluar kompresor disebut sebagai daerah tekanan tinggi.
Tenaga penggerak kompresor untuk mensirkulasikan refrigerant berasal dari tenaga mesin. Dengan perantaraan belt, pulley, dan magnet cluth, kompresor dapat berputar seirama dengan putaran mesin. Dengan adanya pembagian tenaga mesin untuk menggerakkan kompresor, maka beban mesin akan bertambah, sehingga secara otomatis konsumsi bahan bakar pun meningkat. Begitu vitalnya fungsi kompresor dan sistem AC mobil, sehingga perlu diperhatikan kondisi maupun perawatannya. Jangan sampai karena kurang perawatan menyebabkan AC Mobil tidak bekerja.

Seperti telah disebutkan sebelumnya, alat ini berfungsi menekan refrigerant ke kondensor, layaknya jantung pada manusia. Refrigerant yang seharusnya dipompakan ke semua komponen AC tiba-tiba bermasalah. Kerusakan pada kompresor ditandai dengan munculnya suara berisik saat AC dalam kondisi ON. Biasanya, kerusakan pada kompresor akan menimbulkan beberapa masalah sebagai berikut.
- Gangguan pada magnetic clutch. Saat Ac tidak bekerja, otomatis kompresor juga tidak dapat bekerja, sebab daya dari mesin yang melalui pulley dan belt tidak dapat diteruskan ke kompresor. Jika yang terjadi sebaliknya, perlu dilakukan pemeriksaan tegangan baterai (bisa tegangannya kurang), stelan amplifier kurang tepat, masa (ground) yang kurang baik. Jika semua gangguan tersebut tidak terjadi, dapat dipastikan magnetic clutch yang rusak.
- Suara dari sekitar kompresor tidak normal (timbul suara berisik). Periksa buat pengikat kompresor pada bracketnya atau baut pengikat bracket dengan mesin(bisa kendor), bearing idle pulley dn bearing idle pulley dan bearing magnetic clutch aus, dan baut-baut pengikat crank shaft puli kendor.
- Suara dari dalam kompresor tidak normal atau berisik. Ini dapat disebabkan bearing-bearing dalam kompresor aus, minyak pelumas kurang, atau cleareance dari bagian yang bergerak melampaui batas standarnya. Perbaiki kompresor dan bagian-bagiannya, jika perlu lakukan overhaul kompresor
- Gasket dan seal kompresor rusak, sehingga mengakibatkan kebocoran refrigerant dan minyak pelumas. Jika ini terjadi, akanmenyebabkan kompresor cepat panas dan menimbulkan kerusakan yang lebih parah.
Demikianlah beberapa indikasi kerusakan kompresor AC mobil, untuk masalah kerusakan lebih lanjut segera bawa ke bengkel Service AC Mobil sebelum kerusakan bertambah parah dan merambat ke komponen lainnya. Untuk bengkel AC Mobil Rekomendasi silahkan hubungi Di No HP. 081 2326 2500 WA. 0853 800 333 25